Kenapa Memilih IPTP…?

Posted on November 28th, 2010 in Uncategorized by RAYHANAH BEY NASUTION RAYHANAH BEY NASUTION

Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan. Benar sekali, itulah Departemen kebanggan saya sebagai seorang mahasisiwi di Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Proses yang tidak lama sebenarnya sampai saya menjadi bagian individu yang berada di lingkup kehidupan civitas IPTP. Saya masuk ke IPB melalui kesempatan dari program jalur USMI yang ditawarkan. Perjalanan di awal di tahun pertama di IPB, saya hanya berstatus mahasiswi Fakultas Peternakan tanpa Departemen. Akhirnya setelah pembagian jurusan di departemen saya memilih IPTP sebagai departemen pilihan saya. Pilihan ini tidak jatuh begitu saja. Setelah lebih jauh mengenal Fakultas Peternakan baik dari interaksi dan informasi, maka banyak kelebihan yang saya rasa bisa saya dapatkan di departemen IPTP sebagai mayor di program studi saya.

Sedikit saja, peternakan merupakan salah satu bagian disiplin ilmu dari cabang keilmuan pertanian bidang hewan ternak. Kenyataannya tidak banyak orang yang tertarik dengan lingkup kehidupan yang berorientasi pada bidang pertanian terutama fokus pada pengembangan ilmu peternakan. Oleh karena itu, saya ingin lebih mengenal tentang peternakan itu sendiri. Di departemen saya dipelajari keilmuan peternakan mulaidari hilir sampau dengan ke hulu. Mempelajari pengetahuan dasar tentang hewan ternak, manajemen cara beternak, hingga ke teknik pengolahan produk pangan hasil ternak seperti ilmu pangan pada umumnya. Banyak sekali pengembangan bidang peternakan yang bisa menjadi salah satu celah berwirausaha. Ide usaha mandiri bidang peternakan banyak yang terinspirasi dari pembelajaran yang didapatkan di departemen saya.

Frame tentang peternakan yang masih dianggap sebelah mata oleh sebagian orang, justru harusnya menjadikan kesempatan dalam pengembangan pemanfaatan ilmu peternakan lebih besar. Sayangnya, respon cepat tanggap oleh para ahli peternakan maupun pemerintah sendiri masih rendah. Misalnya saja, tentang program pencanangan swasembada daging 2014 yang belum mencapai hasil optimal.

Inilah tanggung jawab banyak pihak yang paham sebenarnya betapa pentingnya pencerdasan bangsa tentang peternakan kita sendiri, Indonesia. Maka, siap bergerak dengan disiplin ilmu di IPTP untuk memajukan Peternakan Indonesia. Semangat. Ahoy.. Ahoy.. Ahoy..

Viva Peternakan.. Hidup Mahasiswa..